Senin, 09 Agustus 2010

Apa itu Hari Kiamat

 Hari Kiamat 
 

Setiap Muslim percaya bahwa jika mati nanti dua malaikat bernama Nakir dan Munkar :twisted: mengunjunginya di kuburan. Malaikat2 ini akan bertanya tentang orang yang wafat tsb. Jika ia seseorang yang 'beriman', kuburannya akan dilebarkan sebanyak 30 meter dan diterangi cahaya. Lalu ia disuruh tidur seperti mempelai laki2 menanti hari saat Allah membangkitkannya. Tetapi jika ia ketahuan munafik, para malaikat akan memerintahkan kuburannya agar menekan tubuhnya sampai tulang2 rusuknya hancur.

Quran mengatakan bahwa pada Hari Kiamat, langit terbelah dua (Q.84:1) and it will heave with (awful) heaving (Q.52:9), the sun is overthrown (Q.81:1), bumi terguncang akibat gempa (Q. 99:1), bulan tidak kelihatan/eclipse (Q.75: dan “malaikat Israfil akan membunyikan trompet dan semua mahluk hidup, manusia, malaikat dan jin akan mati.
Dengan letusan berikutnya kesemuanya akan bangkit kembali. Mahkota Allah akan nampak dalam awan, dibawa oleh 8 malaikat. Muslimin akan menerima buku tentang kelakuan mereka dalam tangan kanan dan kaum kafir akan menerima buku dalam tangan kiri mereka. Buku2 tersebut akan dibuka dan kelakuan manusia akan ditimbang dalam timbangan (mizan). Dalam ketakutan mereka, manusia akan mencari seseorang untuk memohon ampun kepada Allah. Mereka akan mencari Adam, Abraham, Moses and Jesus, tetapi nabi2 tsb tidak mengulurkan tangan. Pada akhirnya mereka akan beralih ke Muhammad.” :lol:

Muslimin juga percaya bahwa ada jembatan bernama Sirat, yang terletak diatas Neraka, yang lebih tajam dari pedang dan lebih tips dari rambut. Hanya Muslim yang patuh pada Allah akan menyeberangi jembatan itu dalam sekejap mata dan memasuki Surga. Muslim lainnya akan jatuh dalam Neraka, tetapi tidak lama kemudian akan diselamatkan.

Para kafir... sudah pasti mereka akan jatuh kedalam Neraka dan mengidap disana selama2nya.

Tidak ada yang tahu kapan persisnya Hari Kiamat itu tetapi kemungkinan pada hari Jumat pada Muharam ke 10. Pada saat itu, Allah akan membangkitkan mereka yang mati. Allah akan mengumpulkan
debu mereka yang tersebar dam memanggil mereka agar mengunjungiNya. Dan manusia akan melihat Allah sejelas melihat matahari pada hari berawan. Lalu IA akan menghakimi mereka berdasarkan kepercayaan mereka. Mereka yang tidak percaya pada tuhan lain selain Allah, terlepas dari kejahatan yang mereka lakukan, akan langsung ke Surga. Banyak ayat dalam Quran yang berbicara mengenai kelakuan baik seperti dibawah ini ;

[Al-Imran 3:30] Pada Hari saat setiap jiwa dihadapkan pada kebaikan maupun kezaliman, ia mengharapkan adanya jarak jauh antara dirinya dan kezalimannya itu.

Namun yang dimaksudkan "kezaliman" bagi Muhamad bukanlah sembarang kezaliman tetapi : "tidak percaya kepada Allah". Ini jelas dari ayat berikut ini.

[Ibrahim 14:44] Dan peringati manusia akan hari saat takdir akan tiba dan mereka yang melakukan kesalahan akan berkata: "Ya Tuhan! Undurilah sebentar lagi. Kami akan mematuhi panggilanMu dan mengikuti nabiMu". Allah menjawab: tidaklah kalian bersumpah bahwa bagi kalian tidak ada hari akhir ?

Bagi Allah tidak ada hal yang lebih parah daripada penolakan terhadapNya. Tetapi begitu kau percaya, semua dosamu akan dimaafkan dan tempatmu di Surga terjamin jadinya. Dalam Hadis Bukhari ditekankan pentingnya kepercayaan diatas kelakuan baik.

Bukhari Volume 4, Book 54, Nomor 445:
Diriwayatkan Abu Dhar:
Nabi mengatakan, "Malaikat Jibril mengatakan kepada saya, 'Siapapun yang mati tanpa memuja tuhan lain selain Allah, akan masuk Surga." Nabi bertanya, "BAHKAN JIKA IA MELAKSANAKAN HUBUNGAN SEKSUAL ILLEGAL ATAU MENCURI SEKALIPUN ?" Jibril menjawab, "BAHKAN ITU SEKALIPUN."

Namun bagi kaum kafir tidak ada penyelamatan.

[al-Ma'idah 5:36] Wahai, mereka yang tidak beriman ! Jikapun segala yang ada dalam bumi milik mereka dan mereka gunakan untuk menebus diri mereka dari Hari Kiamat, hal itu tidak akan diterima dari mereka. Mereka akan menghadapi akhir yang menyiksa.

[al-Kahf 18:106] Itu ganjaran mereka : Neraka, karena mereka tidak percaya, dan mereka mengguraukan wahyu Kami dan nabi2 Kami.

[Ta Ha 20:100] Siapapun yang menjauhi Allah, ia akan menderita beban pada Hari Kebangkitan.

Namun bagaimana dengan mereka yang mencintai orang yang lain agama ? Sebagai manusia, kami mementingkan cinta kasih dan saling membantu sesama. Ternyata bagi Allah itu semua tidak relevan.

[al-`Ankabut 29:25] Cinta diantara kamu hanyalah dalam dunia fana. Namun dalam hari Kiamat nanti kalian akan menolak sesama dan saling mengutuk, dan tempatmu adalah Api Neraka, dan kau tidak akan ada yang bantu.

Mereka yang menolak Allah mudah dikenali karena muka mereka akan "dihitamkan" ("blackened").

[az-Zumar 39:60] Pada hari Kebangkitan, kau (Muhammad) dapat mengenali mereka yang membohong tentang Allah dari muka mereka yang dihitami. Bukankah tempat mereka adalah Neraka ?

Jika orang kulit putih menyebut orang Afrika berkulit "hitam", itu akan dianggap menghina. Namun aneh bahwa banyak orang berkulit hitam malah masuk Islam dan tidak menyadari bahwa sang nabi sendiri sangat rendah pendapatnya tentang warna kulit mereka.

Lihatlah Hadis berikut :

[Al-Imran 3:106] Pada hari dimana muka sebagian orang dijadikan putih dan sebagian lagi dijadikan hitam; katakan kepada mereka (yang hitam) : Kau tidak percaya sehabis percaya ? Maka rasakanlah hukuman bagi mereka yang tidak percaya.

Tanpa perlu penjelasan panjang lebar, jelaslah absurditas kepercayaan macam diatas. Namun muslimin tidak mampu mengajukan pertanyaan sederhana kepada diri sendiri, seperti apa gunanya dilebarkannya sebuah lobang kuburan yang kemudian diterangi cahaya bagi mereka yang mati ? Apakah anda pernah melihat kuburan yang dilebarkan dan diterangi cahaya ?

Surga Islam adalah tempat yang sangat fisik. Mengapa Allah harus mengumpulkan segala debu manusia mati guna menghadiahkan atau mengganjar mereka ? Ini semakin tidak masuk akal mengingat kemampuan tubuh berganti elemen ...

Nampaknya, nabi tidak mengerti realitas spiritual manusia yang dipisahkan dari dunia material. Penghargaan Allah selalu hal2 fisik seperti gadis perawan, anggur, madu, taman, rumah besar, kain berajut emas dan obyek2 material lainnya. Apa gunanya bagi jiwa manusia ? Surga dalam Islam adalah tempat dimana mereka yang percaya akan Allah beristirahat dibawah pohon teduh, makan dan minum anggur memabukkan dan mengadakah hubungan seksual dengan gadis perawan.

[Surah 55:54-46]"They will recline on carpets whose inner linings will be of rich brocade: the fruit of the gardens will be near. In them will be (Maidens), Chaste, restraining their glances, whom no man or Jinn before them has touched (virgins)."

Tindakan baik tidak relevan bagi Allah : Kepercayaan keapda Allah dan Rasulnya adalah satu2nya persyaratan tiket masuk Surga materil ini.
Bahkan orang Kristenpun tidak bebas dari kutukan sang Allah (* edit moderator *).

Satu surah menunjukkan bahwa Yahudi dan Kristen akan diselamatkan,

[al-Hajj 22:17] Lo! those who believe (this revelation), and those who are Jews, and the Sabaeans and the Christians and the Magians and the idolaters - Lo! Allah will decide between them on the Day of Resurrection. Lo! Allah is Witness over all things.

Tetapi kok, Allah berubah pikiran lagi :

[al-Ma'idah 5:14] And with those who say: "Lo! we are Christians," We made a covenant, but they forgot a part of that whereof they were admonished. Therefore We have stirred up enmity and hatred among them till the Day of Resurrection, when Allah will inform them of their handiwork.

Hal yang sama berlaku bagi kaum Yahudi (Q.10:93).

JADI JANGAN HERAN KALAU ANDA MENEMUI IBU TERESA DI NERAKA, SEMENTARA KHOMEINI DAN SADAM HUSEIN YANG PERCAYA KEPADA ALLAH DAN RASULNYA DUDUK2 DIBAWAH POHON SAMBIL MENIKMATI HIBURAN PERAWAN2 CANTIK, SAMBIL MENYICIPI ANGGUR KESAYANGAN MEREKA.

Inilah cara Quran and Hadis menjelaskan hidup setelah mati. Namun hal ini tidak disadari kebanyakan muslimin. Mereka sering punya asumsi sendiri tentang surga, asumsi yang sering bertentangan dengan apa yang dikatakan Quran dan Hadis. Tidak percaya ? Tanyakanlah tetangga muslimmu apa yang dimengertinya dari Hari Kiamat menurut yagn diajarkan agamanya itu.
Tanda-tanda kiamat adalah alamat kiamat yang menunjukkan akan terjadinya kiamat tersebut. Dan tanda-tanda kiamat ada dua: tanda-tanda kiamat besar dan tanda-tanda kiamat kecil.
Tanda kiamat kecil adalah tanda yang datang sebelum kiamat dengan waktu yang relatif lama, dan kejadiannya biasa, seperti dicabutnya ilmu, dominannya kebodohan, minum khamr, berlomba-lomba dalam membangun, dan lain-lain. Terkadang sebagiannya muncul menyertai tanda kiamat besar atau bahkan sesudahnya.
Tanda kiamat besar adalah perkara yang besar yang muncul mendekati kiamat yang kemunculannya tidak biasa terjadi, seperti muncul Dajjal, Nabi Isa a.s., Ya’juj dan Ma’juj, terbit matahari dari Barat, dan lain-lain.
Para ulama berbeda pendapat tentang permulaan yang muncul dari tanda kiamat besar. Tetapi Ibnu Hajar berkata, “Yang kuat dari sejumlah berita tanda-tanda kiamat, bahwa keluarnya Dajjal adalah awal dari tanda-tanda kiamat besar, dengan terjadinya perubahan secara menyeluruh di muka bumi. Dan diakhiri dengan wafatnya Isa a.s. Sedangkan terbitnya matahari dari Barat adalah awal dari tanda-tanda kiamat besar yang mengakibatkan perubahan kondisi langit. Dan berakhir dengan terjadinya kiamat.” Ibnu Hajar melanjutkan, ”Hikmah dari kejadian ini bahwa ketika terbit matahari dari barat, maka tertutuplah pintu taubat.” (Fathul Bari)
Tanda-Tanda Kiamat Kecil
Tanda-tanda kiamat kecil terbagi menjadi dua: Pertama, kejadian sudah muncul dan sudah selesai; seperti diutusnya Rasulullah saw., terbunuhnya Utsman bin ‘Affan, terjadinya fitnah besar antara dua kelompok orang beriman. Kedua, kejadiannya sudah muncul tetapi belum selesai bahkan semakin bertambah; seperti tersia-siakannya amanah, terangkatnya ilmu, merebaknya perzinahan dan pembunuhan, banyaknya wanita dan lain-lain.
Di antara tanda-tanda kiamat kecil adalah:
1. Diutusnya Rasulullah saw
Jabir r.a. berkata, ”Adalah Rasulullah saw. jika beliau khutbah memerah matanya, suaranya keras, dan penuh dengan semangat seperti panglima perang, beliau bersabda, ‘(Hati-hatilah) dengan pagi dan sore kalian.’ Beliau melanjutkan, ‘Aku diutus dan hari Kiamat seperti ini.’ Rasulullah saw. mengibaratkan seperti dua jarinya antara telunjuk dan jari tengah. (HR Muslim)
2. Disia-siakannya amanat
Jabir r.a. berkata, tatkala Nabi saw. berada dalam suatu majelis sedang berbicara dengan sahabat, maka datanglah orang Arab Badui dan berkata, “Kapan terjadi Kiamat ?” Rasulullah saw. terus melanjutkan pembicaraannya. Sebagian sahabat berkata, “Rasulullah saw. mendengar apa yang ditanyakan tetapi tidak menyukai apa yang ditanyakannya.” Berkata sebagian yang lain, “Rasul saw. tidak mendengar.” Setelah Rasulullah saw. menyelesaikan perkataannya, beliau bertanya, “Mana yang bertanya tentang Kiamat?” Berkata lelaki Badui itu, ”Saya, wahai Rasulullah saw.” Rasulullah saw. Berkata, “Jika amanah disia-siakan, maka tunggulah kiamat.” Bertanya, “Bagaimana menyia-nyiakannya?” Rasulullah saw. Menjawab, “Jika urusan diserahkan kepada yang bukan ahlinya, maka tunggulah kiamat.” (HR Bukhari)
3. Penggembala menjadi kaya
Rasulullah saw. ditanya oleh Jibril tentang tanda-tanda kiamat, lalu beliau menjawab, “Seorang budak melahirkan majikannya, dan engkau melihat orang-orang yang tidak beralas kaki, telanjang, dan miskin, penggembala binatang berlomba-lomba saling tinggi dalam bangunan.” (HR Muslim)
4. Sungai Efrat berubah menjadi emas
Dari Abu Hurairah ra. bahwa Rasulullah saw. bersabda, “Tidak akan terjadi kiamat sampai Sungai Eufrat menghasilkan gunung emas, manusia berebutan tentangnya. Dan setiap seratus 100 terbunuh 99 orang. Dan setiap orang dari mereka berkata, ”Barangkali akulah yang selamat.” (Muttafaqun ‘alaihi)
5. Baitul Maqdis dikuasai umat Islam
”Ada enam dari tanda-tanda kiamat: kematianku (Rasulullah saw.), dibukanya Baitul Maqdis, seorang lelaki diberi 1000 dinar, tapi dia membencinya, fitnah yang panasnya masuk pada setiap rumah muslim, kematian menjemput manusia seperti kematian pada kambing dan khianatnya bangsa Romawi, sampai 80 poin, dan setiap poin 12.000.” (HR Ahmad dan At-Tabrani dari Muadz).
6. Banyak terjadi pembunuhan
Dari Abu Hurairah r.a. bahwa Rasulullah saw. bersabda, “Tiada akan terjadi kiamat, sehingga banyak terjadi haraj.. Sahabat bertanya apa itu haraj, ya Rasulullah?” Rasulullah saw. Menjawab, “Haraj adalah pembunuhan, pembunuhan.” (HR Muslim)
7. Munculnya kaum Khawarij
Dari Ali ra. berkata, saya mendengar Rasulullah saw. bersabda, “Akan keluar di akhir zaman kelompok orang yang masih muda, bodoh, mereka mengatakan sesuatu dari firman Allah. Keimanan mereka hanya sampai di tenggorokan mereka. Mereka keluar dari agama seperti anak panah keluar dari busurnya. Di mana saja kamu jumpai, maka bunuhlah mereka. Siapa yang membunuhnya akan mendapat pahala di hari Kiamat.” (HR Bukhari).
8. Banyak polisi dan pembela kezhaliman
“Di akhir zaman banyak polisi di pagi hari melakukan sesuatu yang dimurkai Allah, dan di sore hari melakukan sesutu yang dibenci Allah. Hati-hatilah engkau jangan sampai menjadi teman mereka.” (HR At-Tabrani)
9. Perang antara Yahudi dan Umat Islam
Dari Abu Hurairah bahwa Rasulullah saw. bersabda, “Tidak akan terjadi kiamat sehingga kaum muslimin berperang dengan yahudi. Maka kaum muslimin membunuh mereka sampai ada seorang yahudi bersembunyi di belakang batu-batuan dan pohon-pohonan. Dan berkatalah batu dan pohon, ‘Wahai muslim, wahai hamba Allah, ini yahudi di belakangku, kemari dan bunuhlah ia.’ Kecuali pohon Gharqad karena ia adalah pohon Yahudi.” (HR Muslim)
10. Dominannya Fitnah
Dari Abu Hurairah r.a. bahwa Rasulullah saw. bersabda, “Tidak akan terjadi kiamat, sampai dominannya fitnah, banyaknya dusta dan berdekatannya pasar.” (HR Ahmad).
11. Sedikitnya ilmu
12. Merebaknya perzinahan
13. Banyaknya kaum wanita
Dari Anas bin Malik ra. bahwa Rasulullah saw. bersabda. “Sesungguhnya di antara tanda-tanda kiamat adalah ilmu diangkat, banyaknya kebodohan, banyaknya perzinahan, banyaknya orang yang minum khamr, sedikit kaum lelaki dan banyak kaum wanita, sampai pada 50 wanita hanya ada satu lelaki.” (HR Bukhari)
14. Bermewah-mewah dalam membangun masjid
Dari Anas ra. bahwa Rasulullah saw. bersabda, “Diantara tanda kiamat adalah bahwa manusia saling membanggakan dalam keindahan masjid.” (HR Ahmad, An-Nasa’i dan Ibnu Hibban)
15. Menyebarnya riba dan harta haram
Dari Abu Hurairah ra. berkata, Rasulullah saw. bersabda, “Akan datang pada manusia suatu waktu, setiap orang tanpa kecuali akan makan riba, orang yang tidak makan langsung, pasti terkena debu-debunya.” (HR Abu Dawud, Ibnu Majah dan Al-Baihaqi)
Dari Abu Hurairah ra. berkata, Rasulullah saw. bersabda, “Akan datang pada manusia suatu saat di mana seseorang tidak peduli dari mana hartanya didapat, apakah dari yang halal atau yang haram.” (HR Ahmad dan Bukhari)
Tanda-Tanda Kiamat Besar
Sedangkan tanda-tanda kiamat besar yaitu kejadian sangat besar dimana kiamat sudah sangat dekat dan mayoritasnya belum muncul, seperti munculnya Imam Mahdi, Nabi Isa, Dajjal, Ya’juj dan Ma’juj.
Hudzaifah bin As-yad al-Ghifaryberkata, sewaktu kami sedang berbincang, tiba-tiba datang Nabi MuhammadS.A.W kepada kami lalu bertanya, “Apakah yang kamu semua sedang bincangkan.?” Lalu kami menjawab, “Kami sedang membincangkan tentang hari Kiamat.”
Sabda Rasulullah S.A.W. “Sesungguhnya kiamat itu tidak akan terjadi sebelum kamu melihat sepuluh tanda :
a.Keluarnya Dajjal
Kemunculan Dajjal merupakan fitnah terbesar karena Allah menciptakannya dengan memiliki kemampuan yang luar biasa yang tidak bisa dicerna dengan akal manusia. Ia dapat memerintahkan langit agar menurunkan hujan, memerintahkan bumi untuk menumbuhkan tanaman, dapat menempuh bumi dengan sangat cepat, dan lain sebagainya.
b.Turunnya Isa bin Maryam
Setelah kemunculan Dajjal dan pengrusakan yang ia lakukan di atas bumi, Allah mengutus Isa bin Maryam ke muka bumi di Menara Putih sebelah Timur kota Damaskus. Kemudia dia membunuh Dajjal dan menerapkan hukum-hukum Islam, menghancurkan salib-salib, membunuh babi, melimpahkan harta, dan menghilangkan kebencian. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda, “Demi Zat yang jiwaku berada di tangan-Nya, akan dekat masanya Isa bin Maryam turun dan menjadi hakim yang adil. Ia akan menghancurkan salib-salib, membunuh babi, memberlakukan jizyah, dan berlimpah ruahlah harta sampai tidak ada lagi yang mau menerimanya, sehingga satu kali sujud lebih baik dari dunia dan seisinya.” (Muttafaq ‘alaih).
c.Munculnya Ya’juj dan Ma’juj
Ya’juj dan Ma’juj adalah dua kelompok umat yang besar dari Bani Adam. Mereka adalah orang-orang super kuat dan berbuat kerusakan di muka bumi, kemudian Nabi Isa menghancurkan mereka semua.
Allah Ta’ala berfirman, “Hingga apabila dibukakan (tembok) Ya’juj dan Ma’juj, dan mereka turun dengan cepat dari seluruh tempat yang tinggi.” (QS. Al-Anbiya: 96).
d.Asap
Allah berfirman, “Maka tunggulah hari ketika langit membawa kabut yang nyata. Yang meliputi manusia. Inilah azab yang pedih.” (Ad-Dukhan: 10-11).

e.Matahari terbit dari Barat
“Tidaklah kiamat itu terjadi sampai matahari terbit dari Barat. Dan ketika matahari terbit dari Barat maka semua manusia beriman sedangkan pada hari itu tidaklah bermanfaat lagi iman seseorang bagi dirinya sendiri yang belum beriman sebelum itu, atau dia (belum) mengusahakan kebaikan dalam masa imannya.” (QS. Al-An’am: 158)
f.Munculnya hewan-hewan melata
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda, “Tiga hal jika telah datang, maka tidaklah bermanfaat lagi iman seseorang bagi dirinya jika ia belum beriman sebelum itu, atau dia belum menguasahakan kebaikan dalam masa imannya: terbitnya matahari dari Barat, munculnya Dajjal, dan hewan melata di bumi.” (HR. Muslim)
g.Keluarnya api yang menghalau manusia.
h.Tiupan sangkakala.
Allah Ta’ala berfirman, “Dan ditiuplah sangkakala, maka matilah siapa yang di langit dan di bumi kecuali siapa yang dikehendaki Allah. Kemudian ditiup sangkakala itu sekali lagi, maka tiba-tiba mereka berdiri menunggu (putusannya masing-masing).” (QS. Az-Zumar: 68).

Kedahsyatan Hari Akhir
Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman, “Maka Apabila sangkakala ditiup, dan diangkatlah bumi dan gunung-gunung, lalu dibenturkan keduanya sekali bentur. Maka pada hari itulah terjadi kiamat, dan terbelahlah langit karena pada hari itu langit menjadi lemah.” (QS. Al-Haqqah: 13-16)
Dari Ibnu Umar radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda, “Barangsiapa yang ingin menyaksikan hari kiamat seakan-akan ia menyaksikannya dengan mata kepalanya sendiri, maka hendaklah membaca firman Allah, ‘Apabila matahari digulung.’ (QS At-Takwir: 1), ‘Apabila langit terbelah.’ (QS. Al-Infithar: 1), ‘Apabila langit terbelah’ (QS. Al-Insyiqaq: 1).” (HR. Ahmad dan At-Tirmidzi)
Setelah para makhluk dibangkitkan, Allah mengumpulkan mereka di lapangan yang luas untuk menunggu hari keputusan dalam kondisi tanpa alas kaki, telanjang, dan tidak dikhitan. Pada saat tersebut, matahari didekatkan sehingga bercucuran keringat mencapai tujuh puluh hasta, dan setiap manusia akan berkeringat sesuai dengan kadar amal perbuatan mereka.
Dari Al-Miqdad bin Al-Aswad radiyallahu ‘anhu, dia berkata, “Saya mendengar Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda, ‘Matahari didekatkan kepada manusia di hari kiamat sehingga jarak antara matahari dan mereka sama dengan satu mil, sehingga manusia berkeringat sesuai kadar amal mereka. Sebagian mereka ada yang berkeringat sampai kedua mata kakinya, ada yang sampai lututnya, di antaranya juga ada yang sampai pinggangnya, dan ada juga yang sampai ditenggelamkan oleh keringatnya.’ Kemudian Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam memberi isyarat dengan tangannya sampai kemulutnya.” (HR. Muslim)
Kaum muslimin pun mengimani adanya Al-Mizan (timbangan) yang dengannya segala perbuatan manusia akan ditimbang. Selain itu, kaum muslimin juga mengimani adanya pembagian kitab catatan amal, shirath (jalan), Al-Haudh (telaga), dan syafa’at.


   Dajjal maksudnya ialah bahaya besar yang tidak ada bahaya sepertinya sejak Nabi Adam A.S sampai hari kiamat. Dajjal boleh membuat apa saja perkara-perkara yang luar biasa.Dia akan mendakwa dirinya Tuhan, sebelah matanya buta dan di antara kedua matanya tertulis perkataan ‘Ini adalah orang kafir’.
    Asap akan memenuhi timur dan barat, ia akan berlaku selama 40 hari. Apabila orang yang beriman terkena asap itu, ia akan bersin seperti terkena selsema, sementara orang kafir pula keadaannya seperti orang mabuk, asap akan keluar dari hidung, telinga dan dubur mereka. Binatang melata yang dikenali sebagai Dabatul Ard ini akan keluar di kota Mekah dekat gunung Shafa, iaakan berbicara dengan kata-kata yang fasih dan jelas. Dabatul Ard ini akan membawa tongkat Nabi Musa A.S dan cincin Nabi Sulaiman A.S.
    Apabila binatang ini memukulkan tongkatnya ke dahi orang yang beriman, maka akan tertulislah di dahi orang itu ‘Ini adalah orang yang beriman’. Apabila tongkat itu dipukul ke dahi orang yang kafir, maka akan tertulislah ‘Ini adalah orang kafir’. Turunnya Nabi Isa. A.S di negeri Syam di menara putih, beliau akan membunuh dajjal. Kemudian Nabi Isa A.Sakan menjalankan syariat Nabi Muhammad S.A.W.
    Yakjuj dan Makjuj pula akan keluar, mereka ini merupakan dua golongan. Satu golongan kecil dan satulagi golongan besar. Yakjuj dan Makjuj itu kini berada di belakang bendungan yang dibangunkan oleh Iskandar Zulqarnain. Apabila keluarnya mereka ini,bilangannya tidak terhitung banyaknya, sehingga kalau air laut Thahatiah diminum nescaya tidak akan tinggal walau pun setitik.
    Rasulullah S.A.W telah bersabda,” Hari kiamat itu mempunyai tanda, bermulanya dengan tidak laris jualandi pasar, sedikit sahaja hujan dan begitu juga dengan tumbuh-tumbuhan.Ghibah menjadi-jadi di merata-rata, memakan riba, banyaknya anak-anak zina,orang kaya diagung-agungkan, orang-orang fasik akan bersuara lantang dimasjid, para ahli mungkar lebih banyak menonjol dari ahli haq”
    Berkata Ali bin Abi Talib,Akan datang di suatu masa di mana Islam itu hanya akan tinggal namanya saja,agama hanya bentuk saja, Al-Qur’an hanya dijadikan bacaan saja, mereka mendirikan masjid, sedangkan masjid itu sunyi dari zikir menyebut AsmaAllah. Orang-orang yang paling buruk pada zaman itu ialah para ulama, dari mereka akan timbul fitnah dan fitnah itu akan kembali kepada mereka juga.Dan kesemua yang tersebut adalah tanda-tanda hari kiamat.”
    Sabda Rasulullah S.A.W, “Apabila harta orang kafir yang dihalalkan tanpa perang yang dijadikan pembahagian bergilir, amanat dijadikan seperti harta rampasan, zakat dijadikan seperti pinjaman, belajar lain dari pada agama, orang lelaki taat kepada isterinya,mendurhakai ibunya, lebih rapat dengan teman dan menjauhkan ayahnya, suara-suara lantang dalam masjid, pemimpin kaum dipilih dari orang yang fasik, oarng dimuliakan karena ditakuti akan tindakan jahat dan aniayanya dan bukan kerana takutkan Allah, maka kesemua itu adalah tanda-tanda kiamat.”
    Ayat-ayat dan hadits yang menyebutkan tanda-tanda kiamat besar di antaranya: Hingga apabila dia telah sampai di antara dua buah gunung, dia mendapati di hadapan kedua bukit itu suatu kaum yang hampir tidak mengerti pembicaraan. Mereka berkata, “Hai Dzulqarnain, sesungguhnya Ya’juj dan Ma’juj itu orang-orang yang membuat kerusakan di muka bumi, maka dapatkah kami memberikan sesuatu pembayaran kepadamu, supaya kamu membuat dinding antara kami dan mereka?” Dzulqarnain berkata, “Apa yang telah dikuasakan oleh Tuhanku kepadaku terhadapnya adalah lebih baik, maka tolonglah aku dengan kekuatan (manusia dan alat-alat), agar aku membuatkan dinding antara kamu dan mereka.” (Al-Kahfi: 82)
    “Dan apabila perkataan telah jatuh atas mereka, Kami keluarkan sejenis binatang melata dari bumi yang akan mengatakan kepada mereka, bahwa sesungguhnya manusia dahulu tidak yakin kepada ayat-ayat Kami.” (An-Naml: 82)
    Dari Hudzaifah bin Usaid Al-Ghifari ra, berkata: Rasulullah saw. muncul di tengah-tengah kami pada saat kami saling mengingat-ingat. Rasulullah saw. bertanya, “Apa yang sedang kamu ingat-ingat?” Sahabat menjawab, “Kami mengingat hari kiamat.” Rasulullah saw. bersabda,”Kiamat tidak akan terjadi sebelum engkau melihat 10 tandanya.” Kemudian Rasulullah saw. menyebutkan: Dukhan (kabut asap), Dajjaal, binatang (pandai bicara), matahari terbit dari barat, turunnya Isa as. Ya’juj Ma’juj dan tiga gerhana, gerhana di timur, barat dan Jazirah Arab dan terakhir api yang keluar dari Yaman mengantar manusia ke Mahsyar. (HR Muslim)
    Dari Abdullah bin Mas’ud ra. berkata, Rasulullah saw. bersabda, ”Hari tidak akan berakhir, dan tahun belum akan pergi sehingga bangsa Arab dipimpin oleh seorang dari keluargaku, namanya sama dengan namaku.” (HR Ahmad)
    Perbedaan antara tanda-tanda kiamat kecil dan kiamat besar adalah :
    1. Tanda-tanda kiamat kecil secara umum datang lebih dahulu dari tanda-tanda kiamat besar.
    2. Tanda-tanda kiamat kecil sebagiannya sudah terjadi, sebagiannya sedang terjadi dan sebagiannya akan terjadi. Sedangkan tanda-tanda kiamat besar belum terjadi.
    3. Tanda kiamat kecil bersifat biasa dan tanda kiamat besar bersifat luar biasa.
    4. Tanda kiamat kecil berupa peringatan agar manusia sadar dan bertaubat. Sedangkan kiamat besar jika sudah datang, maka tertutup pintu taubat.
    5. Tanda-tanda kiamat besar jika muncul satu tanda, maka akan diikuti tanda-tanda yang lainnya. Dan yang pertama muncul adalah terbitnya matahari dari Barat.
    Alam dunia adalah salah satu fase kehidupan yang dilalui oleh manusia, suatu saat nanti dunia ini akan berakhir dan manusia berpindah kepada fase kehidupan berikutnya yaitu alam akhirat. Akhir kehidupan dunia inilah yang disebut Kiamat.
    Kiamat pasti tiba tanpa ragu sedikit pun, kepastian terjadinya ditetapkan oleh dalil-dalil al-Qur`an dalam jumlah yang besar. Di antara dalil-dalil tersebut adalah:
    a. Firman Allah, “Dan sesungguhnya Hari Kiamat itu pastilah datang, tak ada keraguan padanya; dan bahwasanya Allah membangkitkan semua orang di dalam kubur.” (Al-Hajj: 7).
    b. Firman Allah, “Sesungguhnya Hari Kiamat pasti akan datang, tidak ada keraguan tentangnya, akan tetapi kebanyakan manusia tiada beriman.” (Ghafir: 59).
    c. Firman Allah, “Telah dekat datangnya saat itu dan telah terbelah bulan.” (Al-Qamar: 1).
    Dari sunnah Nabi saw di antaranya sabda beliau,
    ???????? ????? ???????????? ??????????? ?????????? ???????????? ?????????????? ??????????? .
    “Aku diutus, sedangkan aku dan Hari Kiamat adalah seperti ini,’ beliau menyandingkan antara jari telunjuk dan jari tengah.” (HR. Al-Bukhari dan Muslim).
    Meskipun Kiamat pasti terjadi akan tetapi Allah merahasiakan waktunya. Dia tidak berkenan memberitahukan kepada seorang pun, tidak kepada nabi yang diutus tidak kepada malaikat yang dekat. Jadi ilmu tentangnya mutlak di tangan Allah semata.
    Dalil yang menetapkan hal itu di antaranya:
    Firman Allah, “Mereka menanyakan kepadamu tentang kiamat, ‘Bilakah terjadinya?’ Katakanlah, ‘Sesungguhnya pengetahuan tentang Kiamat itu adalah pada sisi Tuhanku, tidak seorang pun yang dapat menjelaskan waktu kedatangannya selain Dia. Kiamat itu amat berat (huru haranya bagi makhluk) yang di langit dan di bumi. Kiamat itu tidak akan datang kepadamu melainkan dengan tiba-tiba.’ Mereka bertanya kepadamu seakan-akan kamu benar-benar mengetahuinya. Katakanlah, ‘Sesungguhnya pengetahuan tentang Hari Kiamat itu adalah di sisi Allah, tetapi kebanyakan manusia tidak mengetahui.” (Al-A’raf: 187).
    Firman Allah, “Sesungguhnya Allah, hanya pada sisiNya sajalah pengetahuan tentang Hari Kiamat.” (Luqman: 34).
    Firman Allah, “Manusia bertanya kepadamu tentang Hari Berbangkit. Katakanlah, ‘Sesungguhnya pengetahuan tentang Hari Berbangkit itu hanya di sisi Allah.’ Dan tahukah kamu (hai Muhammad), boleh jadi Hari Berbangkit itu sudah dekat waktunya.” (Al-Ahzab: 63).
    Dalam Shahih al-Bukhari dan Muslim ketika Jibril datang kepada Nabi saw bertanya tentang kapan Kiamat, Nabi saw menjawab,
    ??? ???????????? ??????? ?????????? ???? ?????????? .
    “Yang ditanya tentang Hari Kiamat tidak lebih mengetahui dari yang bertanya.” (HR. Al-Bukhari dan Muslim).
    Walaupun Allah merahasiakan kapan terjadinya Kiamat akan tetapi tidak dengan tanda-tandanya. Dia berkenan memberitahukannya kepada Nabi saw lalu beliau menyampaikannya kepada kita. Imam al-Bukhari dan Muslim meriwayatkan dari Abu Hurairah bahwa Nabi saw bersabda,
    ??? ???????? ?????????? ?????? ?????????? ????????? ????????????? ? ???????? ??????????? ?????????? ?????????? ? ????????????? ????????? . ???????? ???????? ???????????? ???????????? ? ???????? ???? ??????????? ? ????????? ???????? ??????? ???????? ????? ? ???????? ???????? ???????? ?????????? ???????????? ? ????????????? ?????????? ? ?????????? ???????? ? ?????????? ???????? ? ?????? ???????? . ???????? ???????? ???????? ??????? ? ?????????? ?????? ??????? ????? ??????? ???? ???????? ?????????? ? ???????? ?????????? ? ?????????? ?????? ?????????? ???????? : ??? ?????? ??? ???? . ???????? ??????????? ???????? ??? ??????????? . ???????? ??????? ????????? ???????? ????????? ?????????? : ??? ????????? ???????? .
    “Kiamat tidak terjadi sehingga ada dua kelompok besar bertikai yang memakan korban besar, seruan keduanya satu, dan sehingga muncul para Dajjal pembual besar mendekati 30, semuanya mengaku sebagai rasul Allah dan sehingga ilmu diangkat, gempa terjadi dalam jumlah besar, zaman menjadi dekat, fitnah besar muncul dan pembunuhan merajalela, sehingga harta melimpah di kalangan kalian, ia melimpah sehingga pemilik harta mencari-cari siapa yang menerima sedekahnya, dan sehingga dia menawarkannya maka orang yang ditawari berkata, ‘Aku tidak memerlukannya,’ sehingga manusia berlomba-lomba meninggikan bangunan dan sehingga seseorang melewati kubur orang lain dan dia berkata, ‘Seandainya aku yang menggantikannya’.”

    Tidak ada komentar:

    Poskan Komentar